Cara Merawat Jahitan Operasi agar Tetap Steril

  • Whatsapp

Setelah mengalami luka ataupun kecelakaan biasanya kita menjahit luka kita agar cepat sembuh. Tapi ada beberapa masalah yang biasanya mengganggu seperti jahitan kita kotor ataupun basah. Hal itu dapat mengganggu kebersihan dari jahitan. Ada juga yang membuat jahitannya rusak. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui cara merawat jahitan operasi.

Read More

Rutin Bersihkan Bekas Jahitan

Ketika kita mendapatkan jahitan pada tubuh kita maka kita harus rajin rajin membersihkannya. Apabila tidak tempat hidup bisa menjadi infeksi jamur yang sangat mudah. Kita perlu menjaganya tetap bersih kalau perlu kita bersihkan dengan sedikit alkohol di sekitar luka. Biasanya kita membersihkan luka ditambah dengan betadin untuk menjaganya tetap steril.

Untuk membersihkan luka kita akan merasakan perih yang kadang cukup terasa parah. Namun ketika kita rajin membersihkannya otomatis luka kita akan lebih cepat sembuh. Jenis infeksi yang mungkin dapat membuat bekas jahitan itu menjadi rusak adalah infeksi jamur atau kadang juga ada infeksi bakteri. Jika kita tidak membersihkannya risiko yang akan kita dapatkan justru lebih besar.

Untuk minimal kita harus membersihkannya 1 kali sehari. Tapi itu semua juga kita harus melihat jenis luka yang kita derita. Apabila luka kita terlihat mengeluarkan nanah yang banyak maka kita harus segera menggantinya secepat mungkin. Apabila tidak nanah yang keluar ini akan memicu adanya infeksi. Namun saat lukanya sudah kering maka proses pembersihan bisa agak mundur.

Waktu yang ideal adalah pagi ataupun malam hari sebelum tidur. Pada waktu-waktu ini kita akan bergerak lebih sedikit dari pada waktu siang hari. Ketika mengganti perban pada luka yang besar akan memakan banyak waktu. Jika kita tidak bisa meluangkan waktu untuk membersihkan luka maka kita sendiri yang akan menanggung kerugian akibat kecerobohan kita.

Ganti Perban dan Balutan

Jika kita tidak mau mengganti perban dan balutan justru lebih berbahaya daripada kita tidak membersihkan luka. Terkadang luka penuh dengan pasir makanya harus dibersihkan tapi kalau pembungkus luka biasanya penuh dengan keringat nanah dan darah. Mau tidak mau keringat nanah dan darah itu menjadi media pertumbuhan bakteri yang paling bagus.

Minimal jamur akan tumbuh pada pembungkus luka kita. Jika jamur Sudah tumbuh maka bakteri bakteri lain hanya akan menunggu waktu untuk menyusul dan membuat infeksi semakin parah. Bekas jahitan pun punya beberapa risiko seperti pantangan makanan yang terlalu berminyak dan mengandung bawang.

Seperti yang kita tahu bawang adalah antikoagulan yang akan membuat darah kita susah menggumpal. Dari itu kita perlu membatasi konsumsi bawang selama kita memiliki luka. Pembersihan pembungkus luka sangat penting bagi kebersihan dan sterilnya luka. Jangan sampai kita tidak sembuh-sembuh hanya gara-gara perban yang tidak pernah kita ganti.

Biasanya para perawat ataupun dokter akan menyarankan bahwa pembungkus luka harus diganti dua atau tiga hari sekali. Ketika Anda mengalami patah tulang ataupun goresan panjang akibat kecelakaan beserta retak tulang, Anda akan menggunakan gypsum. Ketika menggunakan gypsum Anda tetap harus menggantinya sesuai dengan anjuran dokter.

Hindari Kontak Luka dengan Air

Jika luka Anda belum kering maka Anda wajib menghindari kontak dengan air. Hal itu akan membantu luka Anda untuk lekas mengering dan juga menghindarkan diri dari infeksi. Air walaupun terlihat bersih mereka mengandung bakteri yang hidup. Jika tidak menggunakan sabun air dapat memicu infeksi lebih cepat.

Bukan berarti kita tidak membersihkan luka kita tetap harus membersihkannya menggunakan sedikit air namun kontak yang terlalu sering dengan air juga perlu dihindari. Tentu saja cara merawat jahitan operasi tidaklah mudah dan simple. Tapi kita tetap harus melakukannya demi kebaikan kita sendiri.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *